Internasional

Menteri Kesejahteraan Hong Kong: Masa Perwalian Bayi Danny Bisa Dipersingkat Demi Kepentingan Terbaik Anak

Ringkasan

  • Pemerintah Hong Kong menyatakan masa perwalian bayi Danny bisa dipersingkat melalui penilaian profesional demi kepentingan terbaik anak.

Pemerintah Hong Kong baru-baru ini memberikan pernyataan resmi terkait nasib seorang bayi yang dikenal dengan nama Danny, yang saat ini berada di bawah perintah perwalian selama tiga tahun. Sekretaris Perburuhan dan Kesejahteraan Hong Kong, Chris Sun Yuk-han, menegaskan bahwa durasi perintah perlindungan tersebut dapat dipersingkat jika evaluasi profesional menunjukkan bahwa langkah tersebut merupakan yang terbaik bagi kesejahteraan sang bayi.

Kasus ini bermula ketika bayi berusia dua bulan tersebut dilaporkan mengalami demam dan harus segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Saat ini, Danny masih berada di bawah pengawasan ketat tim medis sebelum nantinya dijadwalkan untuk dipindahkan ke panti asuhan yang telah ditunjuk oleh otoritas kesejahteraan anak setempat.

Chris Sun menekankan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan perawatan terbaik selama masa perwalian yang diputuskan oleh Pengadilan Anak. Namun, ia juga membuka ruang bagi fleksibilitas hukum. Menurutnya, pihak berwenang dapat mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengakhiri perintah perlindungan lebih awal, asalkan keputusan tersebut didasarkan pada penilaian ahli serta mempertimbangkan kondisi psikologis dan fisik bayi.

Di sisi lain, orang tua bayi tersebut, Tsang Wai-bong dan pasangannya Kwan Pui-sin, saat ini masih menjalani proses hukum. Keduanya ditangkap awal bulan ini atas dugaan penelantaran anak. Sejak awal Juni lalu, bayi Danny telah berada di bawah perlindungan negara guna memastikan keselamatannya selama proses investigasi berlangsung.

Dalam pengaturan saat ini, pihak otoritas kesejahteraan telah mengizinkan orang tua untuk mengunjungi Danny sebanyak satu kali dalam seminggu. Namun, jadwal kunjungan ini tidak bersifat permanen dan akan terus dievaluasi secara berkala oleh para pekerja sosial dan tenaga medis yang menangani kasus ini untuk memastikan bahwa interaksi tersebut tidak berdampak negatif pada bayi.

Pemerintah Hong Kong menyatakan bahwa pendekatan mereka dalam kasus ini mengutamakan prinsip kehati-hatian. Fokus utama tetap pada pemulihan kesehatan Danny serta memastikan lingkungan tumbuh kembangnya di masa depan. Setiap perubahan status perwalian akan dilakukan secara transparan melalui prosedur hukum yang ketat demi menjamin hak-hak dasar anak tetap terlindungi sepenuhnya.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi publik mengenai urgensi sistem perlindungan anak dan peran negara dalam menjamin kesejahteraan anak saat terjadi krisis keluarga. Bagi masyarakat Indonesia, hal ini menyoroti pentingnya penguatan regulasi perlindungan anak yang berbasis pada penilaian ahli untuk meminimalisir risiko penelantaran.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
27 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit