Berita

Satu Abad Rahmi Hatta: Refleksi Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Satu Abad Rahmi Hatta: Refleksi Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Ringkasan

  • Menteri PPPA Arifah Fauzi memaknai peringatan satu abad Rahmi Hatta sebagai momentum refleksi peran strategis perempuan dalam kemajuan bangsa.

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan bahwa perayaan satu abad kelahiran Rahmi Hatta, istri dari Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta, merupakan bukti nyata kontribusi besar perempuan bagi kemajuan Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peringatan yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, pada Rabu.

Dalam pidatonya, Arifah menyoroti peran strategis Rahmi Hatta yang melampaui sekadar posisi formal sebagai pendamping pemimpin negara. Menurutnya, sosok Rahmi Hatta merepresentasikan kekuatan perempuan yang mampu memberikan dampak luas melalui keteladanan, kebijaksanaan, serta pengabdian yang tulus. Hal ini menjadi inspirasi bagi generasi perempuan masa kini dalam berkiprah di berbagai sektor.

Arifah menjelaskan bahwa peringatan seratus tahun ini bukan sekadar ajang mengenang sejarah, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi kolektif. Nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Rahmi Hatta, seperti integritas, kesederhanaan, dan semangat belajar sepanjang hayat, dipandang tetap relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa saat ini.

Lebih lanjut, Menteri PPPA menekankan bahwa sikap kepedulian terhadap sesama dan penghormatan terhadap martabat manusia yang ditunjukkan Rahmi Hatta sejalan dengan visi pembangunan nasional. Nilai-nilai tersebut selaras dengan agenda Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI, yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia unggul serta penguatan kualitas keluarga.

Dalam konteks pembangunan nasional, Arifah menambahkan bahwa keberhasilan sebuah negara tidak hanya diukur melalui indikator ekonomi semata. Pembangunan yang inklusif dan berkeadilan harus mampu memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak terpenuhi, serta memberikan ruang bagi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kemajuan bangsa.

Sebagai penutup, pemerintah berkomitmen untuk terus mengintegrasikan perspektif gender ke dalam setiap proses kebijakan. Dengan meneladani semangat perjuangan tokoh-tokoh besar seperti Rahmi Hatta, diharapkan perempuan Indonesia dapat terus berdaya dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berdaya saing di masa depan.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menyoroti pentingnya integrasi perspektif gender dalam kebijakan publik, yang menjadi kunci bagi inklusivitas pembangunan nasional. Insight ini relevan bagi pembuat kebijakan dan sektor swasta untuk memastikan bahwa pemberdayaan perempuan tetap menjadi prioritas strategis dalam menciptakan ekosistem yang adil dan berdaya saing.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
1 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit