Gaya Hidup

Singapore Garden Festival Kembali Digelar: Hadirkan Wahana Roller Coaster Bunga dan Labirin Cermin

Singapore Garden Festival Kembali Digelar: Hadirkan Wahana Roller Coaster Bunga dan Labirin Cermin

Ringkasan

  • Singapore Garden Festival 2026 kembali hadir di Gardens by the Bay dengan tema Carnival of Blooms, menampilkan instalasi unik seperti roller coaster bunga dan labirin cermin.

Singapore Garden Festival (SGF) kembali hadir menyapa para pecinta tanaman dan keindahan flora dalam perhelatan edisi ke-10. Acara bergengsi yang akan berlangsung di Gardens by the Bay mulai 4 hingga 12 Juli 2026 ini mengusung tema besar bertajuk 'Carnival of Blooms'. Festival ini menjanjikan pengalaman visual yang memanjakan mata melalui integrasi seni lanskap, teknologi pencahayaan, dan kreativitas desain floral kelas dunia.

Salah satu sorotan utama dalam edisi kali ini adalah kompetisi 'Show Gardens: All-Stars Edition'. Sebanyak delapan desainer lanskap pemenang penghargaan 'Best of Show' dari kancah lokal maupun internasional akan berkompetisi untuk memperebutkan Pinnacle Award yang sangat prestisius. Pengunjung dapat menyaksikan langsung keindahan karya-karya inovatif tersebut di area The Meadow, di mana setiap instalasi menampilkan perpaduan tanaman eksotis dan desain struktural yang memukau.

Bagi pengunjung yang mencari pengalaman unik, SGF 2026 menghadirkan instalasi 'Floral Roller Coaster' setinggi delapan meter. Struktur wahana ini tidak berfungsi untuk ditumpangi, melainkan sebagai karya seni instalasi yang dihiasi oleh berbagai tanaman tropis dan bunga-bunga cantik di sepanjang jalur lintasannya. Kehadirannya memberikan dimensi baru dalam pameran bunga tradisional yang biasanya bersifat statis.

Tidak hanya itu, festival ini juga memperkenalkan 'Floral Mirror Maze' yang dirancang untuk memberikan efek visual yang dramatis. Labirin ini dilengkapi dengan delapan lampu gantung bunga yang digantung di bawah kanopi terbuka, serta cermin yang melapisi kedua sisi labirin untuk menciptakan ilusi kedalaman. Instalasi ini menjadi salah satu spot favorit bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berjalan di tengah taman bunga yang terasa tak terbatas.

Teknologi dan seni juga berpadu dalam instalasi 'Known by Flowers' karya desainer lanskap ternama asal Tiongkok, Hu Shiyang. Karya ini mengintegrasikan bunga berukuran raksasa dengan sistem pencahayaan dinamis yang canggih, menciptakan suasana imersif bagi siapa saja yang melihatnya. Selain itu, pengunjung dapat mengabadikan momen di 'Floral Vortex', sebuah area yang dikelilingi oleh lengkungan anggrek dengan latar belakang tanaman hijau yang rimbun.

Selain instalasi utama, terdapat pula berbagai taman tematik dan pasar kreatif yang menjual peralatan berkebun, aksesori tanaman, hingga berbagai koleksi unik lainnya. Tiket masuk festival ini sudah dapat dibeli secara daring melalui situs resmi Gardens by the Bay atau langsung di lokasi dengan harga mulai dari S$12. Perhelatan ini diharapkan menjadi destinasi wisata utama bagi turis mancanegara, termasuk wisatawan dari Indonesia, yang ingin merasakan perpaduan harmonis antara alam dan kreativitas modern.

Mengapa Ini Penting

Acara ini menjadi tolok ukur bagi industri lanskap dan pariwisata di Asia Tenggara dalam mengintegrasikan teknologi serta seni instalasi ke dalam ruang hijau publik. Bagi Indonesia, konsep ini memberikan inspirasi berharga mengenai pengembangan destinasi wisata berbasis hortikultura yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara secara signifikan.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
3 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit