Singapura kini tengah mengambil langkah strategis untuk memposisikan dirinya sebagai destinasi kebugaran utama di Asia. Langkah ambisius ini ditandai dengan rencana pembangunan kompleks kebugaran tepi laut bernilai S$1 miliar atau sekitar US$770 juta, yang dijadwalkan akan mulai beroperasi pada tahun 2030 mendatang.
Proyek prestisius ini dikembangkan oleh pengembang asal Eropa, Therme Group, yang telah memenangkan tender pada November lalu. Pekerjaan konstruksi fisik diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun ini. Lokasi pembangunan yang dipilih sangat strategis, yakni tepat di sebelah kawasan ikonik Gardens by the Bay dan Marina Bay, yang selama ini menjadi magnet utama wisatawan mancanegara.
Fasilitas tujuh lantai ini dirancang dengan standar kemewahan tinggi, mencakup lebih dari 20 kolam renang dan 70 ruang perawatan kebugaran khusus. Proyek ini diproyeksikan mampu menarik setidaknya 1 juta wisatawan mancanegara serta 1 juta pengunjung lokal setiap tahunnya, menjadikannya pendorong utama sektor pariwisata kesehatan di Singapura.
Dalam seremoni peletakan batu pertama yang berlangsung Jumat lalu, Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura, Grace Fu, menyatakan bahwa proyek ini akan memperkuat posisi Singapura sebagai hub regional bagi pariwisata, kebugaran, dan inovasi perkotaan. Ia menekankan pentingnya adaptasi Singapura dalam menghadapi tren global yang terus berkembang.
Grace Fu juga menyoroti data proyeksi yang menunjukkan bahwa kawasan Asia diperkirakan akan memimpin pertumbuhan perjalanan dan pariwisata dunia dalam satu dekade ke depan. Dengan adanya infrastruktur kelas dunia ini, Singapura berharap dapat memenangkan persaingan di tengah banyaknya destinasi wisata spa dan pemandian air panas yang sudah menjamur di negara-negara Asia lainnya.
Namun, para pakar pariwisata tetap mengingatkan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kemampuan Singapura untuk menyajikan pengalaman unik yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Persaingan di kawasan Asia sangat ketat, sehingga inovasi berkelanjutan dan kualitas layanan akan menjadi penentu utama apakah kompleks kebugaran ini mampu mempertahankan daya tariknya dalam jangka panjang.