CHATTANOOGA, Tennessee – Tim nasional Spanyol menunjukkan mentalitas juara jelang laga krusial Grup H melawan Uruguay. Dengan catatan impresif 33 pertandingan tanpa kekalahan, bek andalan Spanyol, Aymeric Laporte, menegaskan bahwa timnya tidak merasa terintimidasi oleh taktik apa pun yang mungkin diterapkan oleh pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa.
Laporte menyatakan bahwa kunci keberhasilan Spanyol terletak pada fokus internal tim. Menurutnya, selama Spanyol mampu mempertahankan performa terbaik mereka, lawan akan sangat kesulitan untuk menembus pertahanan maupun membendung serangan La Furia Roja. Spanyol saat ini memimpin klasemen grup dengan empat poin, unggul dua poin dari Uruguay dan Tanjung Verde.
Menghadapi Uruguay yang dipastikan akan bermain ngotot demi menjaga peluang lolos ke fase berikutnya, Laporte mengaku telah mengantisipasi agresivitas lawan. Ia memahami bahwa Uruguay akan mengerahkan seluruh kemampuan mereka di lapangan, sebuah situasi yang menurutnya wajar dalam kompetisi tingkat tinggi seperti Piala Dunia.
Sebelumnya, Spanyol sempat menuai kritik tajam dari publik setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat melawan Tanjung Verde. Laporte mengakui bahwa para pemain juga merasa frustrasi dengan hasil tersebut, terutama karena mereka merasa seharusnya bisa tampil lebih dominan melawan tim yang secara statistik berada di bawah mereka.
Namun, keraguan tersebut berhasil ditepis setelah Spanyol tampil beringas dengan mencukur Arab Saudi 4-0 di laga kedua. Laporte menilai kemenangan besar tersebut merupakan cerminan sesungguhnya dari kualitas dan identitas permainan Spanyol yang sesungguhnya di bawah asuhan pelatih mereka.
Menjelang laga kontra Uruguay pada Jumat mendatang, Laporte menekankan bahwa timnya tidak akan meremehkan lawan. Meski memiliki keunggulan poin, Spanyol tetap akan bermain totalitas untuk memastikan posisi mereka di puncak klasemen dan melaju ke babak selanjutnya dengan status juara grup yang meyakinkan.