Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara telah menetapkan target ambisius untuk melakukan sterilisasi terhadap 1.700 ekor kucing sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan populasi kucing liar sekaligus meminimalisir risiko penyebaran penyakit zoonosis di wilayah Jakarta Utara.
Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Novy C Palit, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor. Hingga periode berjalan, tercatat sebanyak 843 ekor kucing telah berhasil menjalani prosedur sterilisasi, menunjukkan progres yang signifikan menuju target utama yang telah ditetapkan.
Dalam upaya mengakselerasi pencapaian target, Pemkot Jakarta Utara baru saja menggandeng Yayasan Peduli Lingkungan Indonesia (YPLI). Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan sterilisasi massal bagi 150 ekor kucing jantan lokal yang diselenggarakan di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU).
Selain kolaborasi dengan yayasan, Sudin KPKP Jakarta Utara juga memperkuat kemitraan dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Melalui skema swakelola tipe III, kemitraan ini difokuskan pada sterilisasi 500 ekor kucing betina, yang diharapkan dapat menekan laju pertumbuhan populasi secara lebih efektif dibandingkan sterilisasi kucing jantan saja.
Novy C Palit menyatakan optimisme tinggi bahwa target 1.700 ekor kucing dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui sebelum tutup tahun. Pihaknya saat ini sedang intensif membangun komunikasi dengan berbagai klinik hewan di wilayah Jakarta Utara untuk memastikan jadwal pelaksanaan sterilisasi berjalan konsisten dan terorganisir hingga akhir 2026.
Lebih lanjut, pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan. Melalui edukasi mengenai pentingnya vaksinasi dan sterilisasi, diharapkan tercipta ekosistem lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta Utara, sekaligus meningkatkan kesejahteraan hewan di kawasan urban tersebut.