Tesla, produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat, mencatatkan prestasi gemilang dengan mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar mobil impor di Korea Selatan selama semester pertama tahun ini. Berdasarkan data industri yang dikutip dari Kantor Berita Yonhap, Tesla berhasil menguasai pangsa pasar yang signifikan, mengungguli dominasi merek-merek mobil mewah asal Jerman yang selama ini mendominasi pasar otomotif di Negeri Ginseng tersebut.
Data dari Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) menunjukkan adanya tren positif dalam pasar otomotif nasional Korea Selatan. Tercatat sebanyak 184.032 unit mobil penumpang impor baru berhasil didaftarkan selama periode Januari hingga Juni. Angka ini mencerminkan lonjakan pertumbuhan sebesar 33,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang menandakan pulihnya minat konsumen terhadap kendaraan impor.
Tesla tampil sebagai bintang utama dengan mencatatkan total penjualan sebanyak 56.139 unit. Angka penjualan fantastis ini membawa Tesla menguasai 30,5 persen dari total pangsa pasar mobil impor di Korea Selatan. Pencapaian ini sangat kontras jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, di mana Tesla hanya memegang pangsa pasar sebesar 13,9 persen, yang berarti terjadi lonjakan penjualan sebesar 192 persen secara tahunan.
Keberhasilan Tesla ini memaksa merek-merek otomotif papan atas asal Jerman harus rela tergeser dari posisi puncak. BMW kini menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 21,3 persen, sementara Mercedes-Benz berada di posisi ketiga dengan 16,2 persen. Kedua raksasa otomotif Jerman tersebut mengalami penurunan pangsa pasar lebih dari lima poin persentase dibandingkan tahun lalu, yang menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke arah kendaraan listrik.
Selain dominasi Tesla, produsen kendaraan listrik asal China, BYD, juga mulai menunjukkan taringnya dengan menempati posisi keempat melalui perolehan pangsa pasar sebesar 6,3 persen. Tren ini semakin dipertegas pada bulan Juni, di mana total pendaftaran mobil impor mencapai 38.059 unit, naik 27,5 persen secara tahunan. Tingginya permintaan terhadap kendaraan listrik murni menjadi mesin utama pertumbuhan pasar mobil impor di Korea Selatan saat ini.
Secara spesifik, model Tesla Model Y Long Range menjadi primadona dengan penjualan mencapai 5.155 unit pada Juni saja. Diikuti oleh varian Tesla Model Y Premium Long Range dengan 3.318 unit, serta BYD Dolphin yang mencatatkan penjualan 2.747 unit. Data ini menegaskan bahwa model kendaraan listrik dengan efisiensi tinggi dan teknologi mutakhir kini menjadi standar baru yang dicari oleh konsumen otomotif global, termasuk di pasar Korea Selatan yang sangat kompetitif.