Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, tidak mampu membendung emosinya saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan Bupati Langkat, Syah Afandin, alias Ondim, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pertemuan dengan awak media di Medan pada Jumat (3/7), Tiorita tampak beberapa kali menyeka air matanya dengan tisu, menunjukkan keterkejutan mendalam atas peristiwa yang menimpa rekan kerjanya tersebut.
Dalam pernyataannya, Tiorita menegaskan komitmennya untuk tetap menghormati asas praduga tak bersalah terhadap proses hukum yang sedang dijalani oleh Syah Afandin. Ia menekankan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya menghargai prosedur hukum yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada lembaga antirasuah tersebut, tanpa ingin memberikan spekulasi lebih jauh mengenai materi perkara yang menjerat pimpinannya.
Lebih lanjut, Tiorita mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Langkat untuk tetap tenang dan mendoakan agar Syah Afandin diberikan kesehatan serta kekuatan mental dalam menghadapi cobaan hukum ini. Ia juga menyampaikan rasa simpati dan dukungannya kepada keluarga besar Bupati Langkat agar tetap tabah dalam melewati masa-masa sulit akibat penangkapan yang cukup mengejutkan publik Sumatera Utara tersebut.
Saat disinggung mengenai kabar adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat yang turut diamankan dalam operasi yang sama, Tiorita mengaku belum menerima informasi resmi. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan atau koordinasi lebih lanjut yang masuk ke mejanya terkait keterlibatan staf atau pegawai lain dalam kasus dugaan suap yang sedang ditangani KPK.
Tiorita mengenang pertemuan terakhirnya dengan Syah Afandin yang berlangsung dua hari lalu saat menghadiri peringatan Hari Bhayangkara. Ia mengaku masih sulit memproses kejadian ini karena komunikasi terakhir mereka berjalan seperti biasa tanpa ada tanda-tanda masalah besar. Ia kembali menegaskan harapannya agar Bupati segera mendapatkan perlindungan dari Tuhan dan tetap terjaga kesehatannya selama proses pemeriksaan berlangsung.
Bupati Langkat, Syah Afandin, terjaring dalam OTT KPK di wilayah Sumatera Utara pada Kamis (2/7). Berdasarkan informasi yang beredar, penangkapan ini diduga berkaitan dengan praktik suap dalam proyek-proyek di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat. Hingga saat ini, pihak KPK masih terus melakukan pendalaman atas bukti-bukti yang ditemukan di lapangan.