Arus masuk dana ke reksa dana ekuitas global mengalami peningkatan signifikan pada pekan yang berakhir 1 Juli. Para investor memanfaatkan momentum koreksi harga di pasar utama untuk mengakumulasi kembali saham-saham di sektor teknologi, dengan keyakinan bahwa momentum pendapatan perusahaan di sektor ini akan tetap terjaga di masa depan.
Data dari LSEG Lipper menunjukkan bahwa dana bersih sebesar 10,44 miliar dolar AS masuk ke reksa dana ekuitas global. Angka ini mencatatkan kenaikan sekitar seperempat dibandingkan dengan capaian minggu sebelumnya yang berada di angka 8,4 miliar dolar AS. Lonjakan ini terjadi meskipun indeks MSCI World sempat mengalami penurunan sebesar 2,07 persen akibat kekhawatiran terkait konsentrasi pasar dan rencana belanja perusahaan teknologi raksasa.
Para analis pasar tetap mempertahankan pandangan optimistis terhadap prospek pendapatan sektor teknologi secara luas. William Bratton, Head of Cash Equity Research for APAC di BNP Paribas, menyatakan bahwa tidak ada indikasi perlambatan momentum pendapatan dalam jangka pendek. Ia menambahkan bahwa ketiga komponen utama sektor teknologi, yakni semikonduktor, perangkat keras, dan komponen pendukung, masih menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang solid untuk 12 bulan ke depan.
Secara regional, reksa dana ekuitas Asia mencatatkan arus masuk tertinggi dalam tujuh pekan terakhir dengan total 7 miliar dolar AS. Sementara itu, reksa dana ekuitas Amerika Serikat dan Eropa juga berhasil menarik dana masing-masing sebesar 1,03 miliar dolar AS dan 337 juta dolar AS. Sektor teknologi sendiri menjadi primadona dengan menarik dana sebesar 8,9 miliar dolar AS setelah sempat mengalami aksi jual pada pekan sebelumnya.
Selain sektor teknologi, sektor keuangan dan kesehatan juga mencatatkan arus masuk positif, masing-masing sebesar 2,27 miliar dolar AS dan 1,52 miliar dolar AS. Di sisi lain, reksa dana obligasi global tetap menjadi pilihan investor selama 13 pekan berturut-turut, dengan total dana masuk mencapai 14,47 miliar dolar AS. Reksa dana pasar uang juga mencatatkan pemulihan dengan arus masuk sebesar 32,55 miliar dolar AS.
Namun, tidak semua aset mencatatkan kinerja positif. Dana komoditas, khususnya emas dan logam mulia lainnya, mencatatkan arus keluar selama tujuh pekan berturut-turut sebesar 1,85 miliar dolar AS. Sementara itu, pasar negara berkembang (emerging markets) masih menghadapi tekanan jual pada reksa dana ekuitas selama 10 pekan berturut-turut dengan total arus keluar mencapai 5,14 miliar dolar AS.