Pemerintah Provinsi Banten secara resmi mengajukan usulan pelebaran Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kesiapan daerah dalam menyongsong peran sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032, yang akan diselenggarakan berkolaborasi dengan Provinsi Lampung.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan usulan tersebut secara langsung di sela-sela peninjauannya terhadap sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Serang pada Senin malam. Menurutnya, peningkatan kapasitas akses menuju Banten International Stadium (BIS) menjadi prioritas utama untuk memastikan kelancaran mobilitas para atlet, ofisial, dan penonton saat ajang olahraga nasional tersebut berlangsung.
Ruas jalan nasional yang menjadi fokus utama memiliki panjang total mencapai 9,4 kilometer. Namun, sebagai tahap awal, Pemprov Banten mengusulkan pelebaran sepanjang 3,5 kilometer yang membentang dari Simpang Palima hingga Pasar Baros. Usulan ini didasari oleh tingginya volume kendaraan pada jam sibuk yang sering menyebabkan kepadatan lalu lintas di jalur tersebut.
Saat ini, kapasitas jalan tersebut hanya mampu menampung dua lajur untuk dua arah, yang dinilai tidak akan memadai jika harus menampung lonjakan arus lalu lintas saat PON 2032. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mematangkan perencanaan teknis, termasuk peninjauan kembali Detail Engineering Design (DED) agar segera mendapatkan persetujuan dari Kementerian PU.
Dalam rencana matangnya, ruas jalan tersebut ditargetkan memiliki lebar hingga 25 meter yang dikerjakan secara bertahap. Untuk mempercepat realisasi proyek ini, Pemprov Banten juga telah menunjukkan komitmen finansial dengan menyiapkan dana pendamping sebesar Rp50 miliar melalui skema berbagi pembiayaan (cost sharing) dari total estimasi kebutuhan lahan sebesar Rp180 miliar.
Selain menjadi pendukung kesiapan infrastruktur PON 2032, pelebaran Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang. Proyek ini diproyeksikan akan memperlancar distribusi logistik antara wilayah Banten Selatan dan Banten Utara, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi ekonomi kawasan serta mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju pusat kegiatan olahraga kebanggaan Banten.