Pemerintah Hong Kong secara resmi mengumumkan rencana ambisius untuk memperluas skema perjalanan darat yang memungkinkan pengendara asal Tiongkok daratan untuk memasuki wilayah Hong Kong guna tujuan wisata. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan permintaan yang signifikan, di mana jumlah pendaftar tercatat mencapai tiga kali lipat dari kuota harian yang tersedia.
Sekretaris Transportasi dan Logistik Hong Kong, Mable Chan, menyatakan bahwa hingga saat ini sudah terdapat sekitar 15.000 pengendara yang mengajukan permohonan melalui otoritas daratan untuk mengikuti skema Southbound Travel for Guangdong Vehicles. Angka ini menunjukkan minat yang luar biasa dari warga Guangdong untuk melakukan perjalanan lintas batas menggunakan kendaraan pribadi mereka sendiri.
Dalam upaya mengakomodasi animo masyarakat, otoritas Hong Kong akan menambah cakupan wilayah yang berpartisipasi. Saat ini, skema tersebut mencakup sembilan kota di Greater Bay Area, namun rencananya akan diperluas secara bertahap hingga mencakup seluruh 21 kota di provinsi Guangdong pada kuartal pertama tahun depan.
Sebagai langkah awal dari perluasan ini, kuota harian untuk perjalanan ke wilayah perkotaan Hong Kong akan ditingkatkan dua kali lipat, dari 100 menjadi 200 kendaraan per hari, mulai tanggal 25 Juli mendatang. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai antrean panjang pemohon dan memberikan fleksibilitas lebih bagi pelancong dari daratan Tiongkok.
Data menunjukkan bahwa sekitar 60 persen dari total pendaftar berasal dari kota-kota yang baru saja ditambahkan ke dalam skema, seperti Shenzhen, Foshan, dan Dongguan. Hal ini menjadi indikator kuat bagi pemerintah bahwa integrasi transportasi darat di wilayah Greater Bay Area merupakan kebutuhan nyata yang harus segera difasilitasi oleh infrastruktur yang memadai.
Kendaraan yang telah disetujui nantinya dapat memasuki Hong Kong melalui jembatan raksasa yang menghubungkan wilayah tersebut. Pengendara juga diberikan kemudahan untuk memanfaatkan fasilitas Park and Fly jika ingin melanjutkan perjalanan udara, atau sekadar melakukan aktivitas penjemputan dan pengantaran penumpang di berbagai titik strategis di wilayah urban Hong Kong.