Internasional

Hong Kong Permudah Syarat Perizinan Penginapan dan Area Perkemahan Pedesaan

Hong Kong Permudah Syarat Perizinan Penginapan dan Area Perkemahan Pedesaan

Ringkasan

  • Pemerintah Hong Kong melonggarkan aturan perizinan penginapan desa dan area perkemahan untuk mendorong sektor pariwisata pedesaan.

Pemerintah Hong Kong resmi melonggarkan persyaratan perizinan untuk kamp liburan pedesaan dan penginapan di desa-desa. Kebijakan ini bertujuan memberikan fleksibilitas lebih besar terkait standar konstruksi dan keamanan kebakaran bagi properti di luar wilayah perkotaan, guna mendorong pertumbuhan sektor akomodasi pariwisata yang lebih beragam.

Departemen Dalam Negeri Hong Kong baru saja merilis dua panduan aplikasi lisensi terbaru pada hari Senin. Langkah ini mencakup panduan khusus untuk rumah desa yang pertama kali diterbitkan, serta panduan yang ditingkatkan untuk area perkemahan liburan, yang mencakup fasilitas bangunan, lokasi karavan, hingga area perkemahan tenda.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah yang lebih luas dalam mempromosikan pariwisata pedesaan yang imersif, sebagaimana yang telah disampaikan dalam pidato kebijakan tahun 2025 oleh Kepala Eksekutif John Lee Ka-chiu. Pemerintah berharap langkah ini dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk mengeksplorasi sisi lain Hong Kong di luar pusat kota yang padat.

Panduan baru untuk penginapan desa kini menawarkan langkah-langkah yang lebih mudah bagi operator di wilayah New Territories untuk mengonversi rumah desa menjadi apartemen liburan. Bagi bangunan yang didirikan sebelum tahun 1961, Kantor Otoritas Perizinan (OLA) kini bersedia mempertimbangkan proposal alternatif terkait keselamatan struktural, ketahanan api, serta sistem ventilasi dan pencahayaan.

Pendekatan pragmatis juga diterapkan bagi properti yang lokasinya sulit dijangkau oleh kendaraan darurat. Untuk rumah desa yang terletak lebih dari 30 meter dari akses jalan atau 100 meter dari hidran jalan, pemerintah kini mengizinkan pemenuhan standar keselamatan melalui langkah-langkah alternatif yang setara.

Sebagai pengganti infrastruktur standar, pemilik properti dapat menggunakan alat pemadam api bubuk kering beroda seberat 20kg serta detektor asap bertenaga baterai yang memenuhi standar internasional yang diakui. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menyeimbangkan antara keamanan publik dan dukungan terhadap ekonomi pariwisata lokal.

Mengapa Ini Penting

Kebijakan ini menjadi referensi menarik bagi Indonesia dalam mengelola regulasi pariwisata di daerah terpencil agar lebih ramah bagi pelaku usaha kecil. Fleksibilitas aturan keselamatan bangunan yang tetap berbasis standar keamanan internasional dapat mempercepat pengembangan destinasi wisata pedesaan tanpa mengabaikan aspek risiko.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
29 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit