Berita

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Ringkasan

  • Petugas Manggala Agni dan helikopter BNPB berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, guna mencegah meluasnya api.

Petugas gabungan dari Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin berhasil memadamkan kebakaran lahan yang melanda wilayah Kelurahan Sukarami, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu (4/7/2026). Upaya pemadaman ini dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke area permukiman warga dan lahan perkebunan di sekitarnya.

Operasi pemadaman tersebut melibatkan personel lapangan yang bekerja ekstra keras di tengah kondisi medan yang sulit. Selain upaya pemadaman manual dari darat, tim juga mengerahkan teknologi pendukung berupa helikopter water bombing MI8 AMT milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menjangkau titik api yang sulit dijangkau oleh petugas di lapangan.

Sinergi antara tim darat dan dukungan udara terbukti efektif dalam melokalisasi titik api. Helikopter water bombing melakukan penyiraman air dalam jumlah besar secara presisi di area yang terbakar, sehingga intensitas api dapat ditekan dengan cepat sebelum merambat lebih jauh ke wilayah yang lebih luas.

Kawasan Ogan Ilir memang dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan terhadap kebakaran lahan dan hutan (karhutla), terutama saat memasuki musim kemarau. Oleh karena itu, kesiapsiagaan tim Manggala Agni dan dukungan alat dari BNPB menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas udara dan mencegah dampak lingkungan yang lebih buruk.

Pasca-pemadaman, tim gabungan tetap melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin keamanan area tersebut dari ancaman api yang dapat muncul kembali akibat sisa bara panas.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pentingnya koordinasi antarlembaga dalam mitigasi bencana alam. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja guna membuka lahan, mengingat dampak kerugian ekologis dan kesehatan yang ditimbulkan akibat kabut asap sangat signifikan.

Mengapa Ini Penting

Kejadian ini menyoroti pentingnya peran teknologi water bombing dalam mitigasi cepat bencana lingkungan di Indonesia. Efektivitas koordinasi lintas instansi menjadi model krusial dalam menekan risiko kerugian ekonomi dan kesehatan masyarakat akibat polusi asap yang sering terjadi di wilayah Sumatera.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
4 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit