Pemerintah Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengambil langkah strategis dalam menangani persoalan limbah rumah tangga dengan memfasilitasi pengumpulan minyak jelantah. Program ini dijalankan melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai wadah sentral untuk menampung limbah minyak dari pelaku usaha kuliner serta masyarakat umum. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mengedukasi warga agar mampu mengelola sampah langsung dari sumbernya.
Lurah Pasar Minggu, Meilita, menyatakan bahwa pihaknya secara konsisten memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan limbah minyak jelantah. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini, di mana warga dan pelaku usaha diajak untuk membuat komitmen bersama dalam meminimalisir dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah cair tersebut.
Saat ini, Koperasi Merah Putih berperan sebagai hub atau ruang penampungan utama bagi minyak jelantah yang dikumpulkan dari 12 bank sampah di 10 RW. Selain dari bank sampah, koperasi juga terbuka menerima setoran minyak bekas langsung dari pelaku usaha kuliner dan warga sekitar yang ingin berpartisipasi dalam program pengelolaan limbah ini.
Selain berfokus pada isu lingkungan, Koperasi Merah Putih juga memperluas jangkauan pelayanannya ke sektor jasa. Meilita menjelaskan bahwa saat ini koperasi tersebut menyediakan berbagai layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti jasa perawatan pendingin ruangan (AC), bantuan pengurusan perizinan usaha, serta berbagai layanan administrasi lainnya.
Lebih lanjut, Meilita menegaskan bahwa model bisnis koperasi saat ini masih difokuskan pada pengembangan sektor jasa dan belum merambah ke sektor perdagangan barang. Fokus ini dipilih agar koperasi dapat memberikan nilai tambah yang langsung dirasakan oleh warga dalam mempermudah urusan sehari-hari mereka.
Pihak kelurahan berharap agar sinergi yang telah terbangun antara pemerintah, pengelola koperasi, dan masyarakat dapat terus diperkuat di masa depan. Melalui langkah konkret ini, Pasar Minggu optimis dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemberdayaan koperasi yang mandiri dan solutif bagi warganya.