Korps Marinir TNI AL dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menjalin kolaborasi strategis guna memastikan stabilitas dan keamanan di wilayah ibu kota. Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika sosial dan kebutuhan untuk menjaga ketertiban umum di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan serta ekonomi nasional.
Kesepakatan kerja sama tersebut tercapai saat Komandan Pasmar (Danpasmar) 1, Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili, menerima kunjungan resmi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Muhammad Matsani. Pertemuan berlangsung di Markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (6/7).
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas langkah-langkah konkret untuk menciptakan kondisi ibu kota yang tetap kondusif. Selain aspek keamanan fisik, diskusi juga mencakup upaya preventif dalam menanggulangi potensi gangguan ketertiban melalui komunikasi lintas instansi yang lebih intensif.
Danpasmar 1, Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili, menegaskan bahwa Korps Marinir senantiasa membuka pintu bagi pemerintah daerah untuk berkolaborasi. Menurutnya, sinergi ini bukan hanya tentang pengamanan, melainkan juga upaya bersama untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan.
Di sisi lain, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Muhammad Matsani, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh jajaran Pasmar 1. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut ke tahap yang lebih strategis, terutama dalam mendukung program pembinaan ideologi Pancasila dan penguatan nasionalisme di kalangan warga Jakarta.
Ke depannya, kedua instansi berkomitmen untuk mempererat tali silaturahmi serta menyelaraskan program kerja terkait ketahanan wilayah. Sinergi antara unsur militer dan pemerintah sipil ini dipandang sebagai model efektif dalam menciptakan ketahanan nasional yang dimulai dari stabilitas di tingkat daerah.