Lionel Messi kembali mengukir sejarah dalam buku rekor Piala Dunia. Megabintang Argentina ini resmi menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan final Piala Dunia secara berturut-turut. Pencapaian fenomenal ini diraih saat Argentina menundukkan Yordania dengan skor 3-1 di Dallas pada Sabtu malam, sekaligus memastikan tim asuhan Lionel Scaloni menyapu bersih kemenangan di Grup J.
Dalam laga tersebut, pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi besar-besaran dengan mengganti sembilan pemain dari skuad yang sebelumnya mengalahkan Austria. Meski menurunkan banyak pemain pelapis, Argentina tetap tampil dominan. Giovani Lo Celso, Lautaro Martinez, dan Lionel Messi yang masuk dari bangku cadangan menjadi aktor utama di balik kemenangan meyakinkan yang menjadi sinyal bahaya bagi lawan mereka di babak 32 besar, Cape Verde.
Dominasi Argentina sudah terlihat sejak awal babak pertama. Giovani Lo Celso membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui eksekusi tendangan bebas yang indah. Keunggulan tersebut bertambah 12 menit kemudian ketika Lautaro Martinez sukses mengonversi penalti setelah meninjau insiden melalui VAR. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, menunjukkan kedalaman skuad Argentina yang luar biasa.
Memasuki babak kedua, Yordania sempat memberikan perlawanan dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Mousa Altamari pada menit ke-55. Gol ini menjadi catatan tersendiri bagi kiper Emi Martinez, yang akhirnya kebobolan untuk pertama kalinya sepanjang turnamen tahun 2026 ini. Namun, kehadiran Messi yang masuk pada menit ke-60 kembali mengubah arah permainan.
Puncaknya terjadi pada menit ke-80, di mana Lionel Messi menunjukkan magisnya lewat tendangan bebas dari jarak 25 meter. Bola melengkung rendah yang tidak mampu diantisipasi kiper Yazeed Abulaila memastikan Argentina mengunci kemenangan 3-1. Gol ini secara resmi melampaui rekor Just Fontaine dan Jairzinho, menempatkan Messi di puncak sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Usai pertandingan, Lionel Scaloni menyatakan kepuasannya terhadap performa seluruh pemainnya. Menurutnya, keberhasilan memberikan menit bermain kepada seluruh anggota skuad adalah modal penting untuk menghadapi fase gugur yang lebih menantang. Dengan mentalitas juara dan performa konsisten, Argentina kini bersiap menatap babak 32 besar di Miami dengan kepercayaan diri tinggi.