Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti secara resmi melantik anggota Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan (BSANP) di Jakarta Pusat pada Jumat. Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi sistem penjaminan mutu pendidikan di Indonesia guna memastikan setiap warga negara mendapatkan akses layanan pendidikan yang berkualitas.
Dalam arahannya, Abdul Mu'ti menekankan bahwa standar nasional pendidikan tidak boleh bersifat statis. Ia menegaskan bahwa standar tersebut harus terus disempurnakan agar mampu beradaptasi dengan dinamika global serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa harus kehilangan pijakan pada amanat konstitusi dan arah pembangunan nasional.
Pembentukan BSANP merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Badan ini memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan standar nasional, memantau pencapaian standar tersebut, serta melaksanakan akreditasi yang menjadi instrumen utama dalam menjaga kualitas pendidikan di seluruh tanah air.
Mu'ti menjelaskan bahwa penyatuan fungsi standar dan akreditasi dalam satu wadah organisasi merupakan langkah penyempurnaan tata kelola berdasarkan evaluasi penyelenggaraan pendidikan selama ini. Dengan integrasi ini, proses penyusunan standar dan pelaksanaan akreditasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif, selaras, dan saling menguatkan antar sektor.
Sinergi antara BSANP dan Kemendikdasmen menjadi kunci dalam mewujudkan visi pendidikan nasional. Mu'ti berharap badan baru ini dapat menjadi motor penggerak dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan secara merata.
Struktur BSANP yang terdiri dari Komite Standar, Komite Akreditasi Pendidikan Formal, dan Komite Akreditasi Pendidikan Nonformal diharapkan mampu bekerja secara kolaboratif. Melalui langkah ini, pemerintah optimistis dapat mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua lapisan masyarakat demi menyongsong generasi emas Indonesia yang kompetitif di kancah internasional.