Bisnis & Startup

Pakar Ekonomi Tegaskan Patriot Bond Berbeda dengan Tax Amnesty

Pakar Ekonomi Tegaskan Patriot Bond Berbeda dengan Tax Amnesty

Ringkasan

  • Pakar ekonomi menegaskan bahwa Patriot Bond dan Merah Putih Bond adalah instrumen investasi pembangunan, bukan program pengampunan pajak.

Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, Feiral Rizky Batubara, memberikan klarifikasi penting terkait rencana penerbitan instrumen keuangan Patriot Bond dan Merah Putih Bond oleh Danantara. Menurutnya, terdapat kekeliruan jika publik menyamakan instrumen investasi ini dengan program pengampunan pajak atau tax amnesty yang pernah diterapkan pemerintah sebelumnya.

Feiral menjelaskan bahwa perbedaan mendasar terletak pada esensi instrumen tersebut. Tax amnesty berfokus pada pengungkapan aset serta pemutihan kewajiban perpajakan, sementara Patriot Bond murni merupakan instrumen investasi yang dirancang untuk menghimpun modal publik guna mendanai proyek-proyek strategis nasional.

Lebih lanjut, Feiral menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak mengenai potensi dampak negatif terhadap reputasi Danantara dan pasar keuangan nasional. Ia menekankan bahwa risiko tersebut dapat dimitigasi melalui penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta transparansi penuh dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

Kredibilitas Danantara sebagai lembaga investasi negara dinilai sangat bergantung pada bagaimana mereka mengelola instrumen ini. Transparansi informasi menjadi kunci utama untuk menjawab keraguan publik sekaligus membangun kepercayaan investor, baik domestik maupun global, terhadap produk keuangan baru tersebut.

Dalam jangka panjang, Patriot Bond dipandang sebagai upaya strategis untuk memperdalam pasar keuangan domestik. Dengan memobilisasi modal yang selama ini tersimpan di dalam negeri, pemerintah berharap dapat menciptakan instrumen investasi yang kredibel sekaligus mempercepat transformasi ekonomi nasional.

Sebagai penutup, Feiral mendorong pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi secara komprehensif. Masyarakat perlu memahami bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk menggerakkan roda pembangunan nasional melalui partisipasi modal yang lebih aktif, sehingga dana tersebut dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan bagi kepentingan negara.

Mengapa Ini Penting

Penerbitan instrumen investasi negara yang baru menjadi sinyal penting bagi kematangan pasar modal Indonesia dalam membiayai proyek strategis secara mandiri. Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur kepercayaan investor terhadap tata kelola lembaga investasi negara, Danantara, yang baru dibentuk.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
29 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit