PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa. Sebanyak tujuh karyawan terbaik terpilih secara resmi diberangkatkan untuk menempuh pendidikan jenjang Magister (S2) di berbagai universitas ternama dunia. Program ini merupakan bagian dari inisiatif 'Pegadaian Global Education & Mastery Scholarship' Batch IV yang resmi dilepas di Pegadaian Tower, Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.
Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan investasi strategis perusahaan dalam mencetak pemimpin masa depan. Melalui dukungan beasiswa penuh, perusahaan berharap para talenta internal ini dapat menyerap praktik bisnis global terbaik dan membawa perspektif baru yang inovatif untuk diterapkan dalam operasional perusahaan di tanah air.
Para penerima beasiswa ini telah melalui rangkaian seleksi yang sangat ketat dan transparan selama hampir satu tahun, yakni sejak April 2025 hingga Maret 2026. Tahapan seleksi mencakup evaluasi rekam jejak kinerja, tes kemampuan bahasa asing, penilaian etika dan potensi diri, hingga wawancara mendalam langsung dengan jajaran Direksi Pegadaian, serta harus mendapatkan letter of acceptance dari universitas tujuan.
Fokus studi yang dipilih oleh ketujuh karyawan tersebut diselaraskan dengan kebutuhan transformasi bisnis perusahaan yang semakin kompleks. Bidang-bidang yang menjadi prioritas meliputi hukum finansial, teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), hingga manajemen lingkungan. Hal ini menunjukkan kesiapan Pegadaian dalam menghadapi tantangan industri masa depan yang berbasis teknologi dan keberlanjutan.
Para talenta terpilih ini berhasil menembus seleksi di berbagai institusi pendidikan bergengsi di dunia. Beberapa universitas yang menjadi tujuan studi mereka di antaranya adalah Imperial College London di Inggris, University of Edinburgh di Skotlandia, serta Australian National University dan University of Melbourne di Australia.
Lebih lanjut, perusahaan menegaskan bahwa investasi pada modal manusia merupakan kunci jangka panjang bagi keberlanjutan organisasi. Dengan memiliki talenta yang berwawasan global dan adaptif, Pegadaian optimis dapat terus tumbuh secara kompetitif dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung inklusi keuangan serta kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan.