Internasional

Pemerintahan Trump Longgarkan Regulasi Perikanan Komersial AS

Pemerintahan Trump Longgarkan Regulasi Perikanan Komersial AS

Ringkasan

  • Pemerintahan Trump melonggarkan aturan perikanan komersial AS, termasuk membuka kembali perairan New England untuk penangkapan kerang scallop demi mendorong ekonomi maritim.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan kebijakan baru yang bertujuan untuk melonggarkan regulasi perikanan komersial di seluruh wilayah pesisir Amerika Serikat. Langkah ini mencakup pembukaan kembali perairan New England untuk penangkapan kerang scallop, yang sebelumnya telah dilarang sejak tahun 1994 akibat kekhawatiran mengenai penangkapan berlebihan (overfishing). Kebijakan ini dipandang sebagai upaya strategis untuk merevitalisasi sektor makanan laut domestik.

Penasihat Gedung Putih, Peter Navarro, menyatakan dalam sebuah pengarahan bahwa langkah ini diambil untuk membuka akses yang lebih luas di wilayah Atlantik dan Pasifik. Menurutnya, kebijakan tersebut dirancang agar konsumen Amerika dapat memperoleh manfaat langsung dari peningkatan produksi perikanan. Pemerintah mengklaim bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari prioritas regional yang dikoordinasikan oleh Departemen Perdagangan AS dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Presiden Trump sendiri melalui platform media sosialnya menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan ini. Ia menegaskan komitmennya untuk membebaskan para nelayan dari apa yang ia sebut sebagai restriksi lingkungan yang tidak perlu. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa pembukaan kembali wilayah perairan, termasuk sungai dan danau, dilakukan untuk memperkuat posisi nelayan lokal dalam menghadapi persaingan global serta meningkatkan hasil tangkapan nasional.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari perintah eksekutif yang diterbitkan pada April 2025 lalu. Perintah tersebut menginstruksikan Departemen Perdagangan untuk memangkas regulasi yang menghambat produksi makanan laut domestik, serta meninjau kembali status monumen laut. Monumen laut, yang selama ini dikelola untuk melindungi ekosistem sensitif, kini dipertimbangkan untuk dibuka kembali bagi aktivitas perikanan komersial guna mendukung ekonomi maritim.

Fokus utama dari pelonggaran ini adalah wilayah Georges Bank, area perairan strategis antara Cape Cod dan Nova Scotia. Para nelayan setempat sebelumnya telah menyampaikan keluhan kepada pihak Gedung Putih mengenai batasan akses di wilayah tersebut. Meskipun demikian, pemerintah berjanji bahwa proses pembukaan kembali akses penangkapan kerang akan dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan aspek sensitivitas lingkungan dan konservasi, melalui koordinasi dengan New England Fishery Management Council.

Namun, hingga saat ini, rincian teknis mengenai implementasi kebijakan tersebut masih belum sepenuhnya jelas. Para pengamat industri menyoroti tantangan besar dalam menyeimbangkan antara target peningkatan produksi dengan keberlanjutan ekosistem laut jangka panjang. Pemerintah AS menegaskan bahwa tujuan utamanya tetap untuk membela industri perikanan domestik dan memastikan sumber daya alam laut dimanfaatkan secara maksimal bagi kepentingan ekonomi nasional.

Mengapa Ini Penting

Kebijakan ini mencerminkan tren deregulasi sektor sumber daya alam yang dapat memicu perdebatan global mengenai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan ekosistem. Bagi Indonesia, hal ini menjadi pelajaran penting dalam mengelola sektor perikanan yang berkelanjutan agar tidak terjadi eksploitasi berlebih yang justru merugikan nelayan lokal di masa depan.

Sumber Asli
Aljazeera
Tanggal
2 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit