Berita

Pemkab Bogor Rancang Proyek Kereta Gantung Puncak via Investasi Swasta

Pemkab Bogor Rancang Proyek Kereta Gantung Puncak via Investasi Swasta

Ringkasan

  • Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan proyek kereta gantung penghubung Summarecon-Gunung Mas melalui investasi swasta untuk atasi kemacetan Puncak.

Pemerintah Kabupaten Bogor kini tengah mematangkan rencana pembangunan proyek kereta gantung yang diproyeksikan menjadi solusi transportasi masa depan bagi kawasan wisata Puncak. Proyek strategis ini dirancang untuk menghubungkan kawasan Summarecon di Kecamatan Sukaraja dengan Rest Area Gunung Mas di jalur Puncak, guna mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di area tersebut.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini sepenuhnya akan mengandalkan skema investasi swasta. Keputusan ini diambil untuk menghindari beban berat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, mengingat estimasi biaya pembangunan yang mencapai angka triliunan rupiah.

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap studi kelayakan atau feasibility study. Pemerintah daerah aktif melakukan komunikasi dengan berbagai pihak investor potensial yang berminat untuk terlibat dalam pengembangan infrastruktur pariwisata ini. Rudy menekankan bahwa pemerintah harus bersikap objektif mengenai keterbatasan anggaran daerah terhadap proyek skala besar.

Konsep operasional yang disiapkan melibatkan sistem park and ride di kawasan Summarecon yang berfungsi sebagai shelter bawah. Wisatawan nantinya akan memarkir kendaraan pribadi mereka di titik tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menuju Puncak menggunakan kereta gantung, sehingga volume kendaraan yang naik ke arah Puncak dapat ditekan secara signifikan.

Shelter atas akan ditempatkan di kawasan Rest Area Gunung Mas, yang diharapkan menjadi titik integrasi transportasi utama bagi para pengunjung. Dengan adanya sistem ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya menciptakan alur pergerakan wisatawan yang lebih teratur, efisien, dan modern, sekaligus mengurangi ketergantungan pada transportasi jalan raya yang selama ini menjadi satu-satunya akses utama.

Selain kereta gantung, pemerintah daerah juga mempertimbangkan berbagai opsi moda transportasi lain, termasuk konsep KRL, sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam menata kawasan Puncak. Langkah ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Bogor dalam merevitalisasi kawasan wisata unggulan nasional agar lebih nyaman bagi wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi daerah.

Mengapa Ini Penting

Proyek ini menjadi terobosan penting dalam manajemen transportasi wisata di Indonesia dengan melibatkan pendanaan swasta untuk mengatasi masalah kemacetan kronis. Keberhasilan skema ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam membangun infrastruktur pariwisata tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
6 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit