Presiden Prabowo Subianto memulai Rabu (15/7) dengan kunjungan penuh duka ke Kedutaan Besar Qatar di Jakarta. Ia menandatangani buku belasungkawa atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, ayah Emir Qatar. Langkah ini menegaskan kedekatan diplomatik Indonesia dengan Qatar.
Namun, di hari yang sama, agenda politik domestik juga berjalan padat. Prabowo memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam rapat terbatas pada Sabtu (11/7) malam untuk meminta laporan langsung soal kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Istana telah menerima surat dari Jaksa Agung berisi usulan nama Jampidsus baru pengganti Febrie yang mengundurkan diri. Proses seleksi kini memasuki tahap pembahasan internal.
Di bidang kesejahteraan, Presiden menginstruksikan jajarannya mengkaji ulang sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Arahan tegasnya: prioritas harus diberikan kepada kelompok rentan, terutama masyarakat di desil bawah dan daerah rawan stunting.
Selain itu, pengelolaan Hotel Sultan kembali menjadi sorotan. Mensesneg menyatakan aset yang sudah dikosongkan berdasarkan putusan pengadilan sejak Juni lalu akan dioptimalkan untuk menambah pemasukan negara. Langkah ini diambil setelah sengketa kepemilikan berkepanjangan.
Apa yang melatarbelakangi perubahan prioritas MBG? Sepanjang tahun lalu, program ini sempat dikritik karena sasaran yang belum tepat dan tumpang tindih dengan bantuan serupa. Data prevalensi stunting yang masih tinggi di sejumlah provinsi menjadi pendorong utama agar MBG lebih terfokus.
Di sisi lain, pengunduran diri Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus menjadi babak baru dalam penegakan hukum. Ia terseret kasus dugaan korupsi yang kini ditangani oleh Kejaksaan Agung. Kehadiran Jampidsus baru diharapkan dapat menjaga independensi dan kredibilitas pemberantasan korupsi.
Hotel Sultan sendiri merupakan salah satu aset strategis negara yang berlokasi di pusat Jakarta. Setelah dimenangkan melalui jalur hukum, negara berpeluang meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor properti.
"Kami akan kelola Hotel Sultan secara profesional agar memberikan kontribusi maksimal bagi kas negara," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangan pers. Ia memastikan tidak ada lagi sengketa yang mengganggu pengelolaan.
Soal MBG, Presiden menekankan agar program ini tidak lagi disebar secara merata tanpa mempertimbangkan urgensi. "Jangan sampai bantuan justru dinikmati oleh kelompok yang tidak membutuhkan," kata Prabowo dalam arahannya.
Dampak dari keputusan ini cukup luas. MBG yang tepat sasaran dapat mempercepat penurunan stunting dan memperbaiki gizi anak-anak di wilayah tertinggal. Sementara itu, Jampidsus baru yang diusulkan Jaksa Agung akan menentukan arah penanganan perkara korupsi di Indonesia ke depan.
Ke depannya, Istana diperkirakan segera mengumumkan nama Jampidsus definitif. Masyarakat menantikan figur yang bersih dan berintegritas. Sedangkan untuk Hotel Sultan, pemerintah akan menyusun skema optimalisasi yang transparan dan akuntabel.
Seluruh rangkaian peristiwa ini mencerminkan dinamika politik Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo. Keputusan strategis diambil secara beriringan, dari diplomasi luar negeri hingga penataan ulang kebijakan dalam negeri.