Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana inovatif untuk mempercantik kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dengan membangun fasilitas 'Jembatan Gembok Cinta' di atas aliran Sungai Cideng. Proyek ini direncanakan menjadi bagian integral dari penataan kawasan Jalan Hajjah Rangkayo (HR) Rasuna Said yang baru saja rampung dikerjakan.
Dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu, Pramono menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini akan dilakukan di beberapa titik di atas Sungai Cideng. Setidaknya, pemerintah provinsi berencana membangun tiga hingga empat unit jembatan kecil yang dirancang khusus untuk memfasilitasi pemasangan gembok cinta bagi masyarakat umum.
Konsep ini dirancang untuk menciptakan daya tarik visual yang berwarna dan dinamis di kawasan tersebut. Pramono membayangkan bahwa jembatan ini nantinya akan menjadi destinasi bagi pasangan yang ingin mengabadikan momen dengan memasang gembok, selaras dengan tren destinasi wisata serupa yang populer di berbagai kota besar dunia.
Lokasi jembatan ini sengaja dipilih berdekatan dengan Halte Integritas yang terletak tepat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penempatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan ruang publik yang estetik dengan infrastruktur transportasi yang telah tertata dengan baik, sehingga memberikan aksesibilitas yang lebih mudah bagi warga Jakarta.
Pramono menegaskan bahwa fasilitas gembok cinta ini tidak akan dibangun di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), melainkan pada struktur jembatan kecil yang memang didedikasikan untuk pejalan kaki di atas sungai. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan lalu lintas pejalan kaki di JPO tetap terjaga tanpa terganggu oleh aktivitas wisata.
Secara keseluruhan, penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said sepanjang 3,8 kilometer ini telah menelan anggaran sebesar Rp91 miliar. Proyek ini mencakup perbaikan trotoar, pembongkaran tiang monorel, hingga penyesuaian elevasi jalan. Pramono optimistis bahwa seluruh penataan ini akan menjadikan Jalan HR Rasuna Said sebagai ikon baru Jakarta yang lebih modern, rapi, dan ramah lingkungan.