Internasional

Strategi Tourism Malaysia Gaet Wisatawan Tiongkok melalui Kekuatan Digital

Strategi Tourism Malaysia Gaet Wisatawan Tiongkok melalui Kekuatan Digital

Ringkasan

  • Tourism Malaysia memperkuat strategi pemasaran pariwisata dengan memanfaatkan platform digital dan influencer untuk menarik wisatawan Tiongkok menuju target Visit Malaysia 2026.

Tourism Malaysia kini tengah merumuskan strategi komprehensif untuk menarik lebih banyak wisatawan asal Tiongkok. Fokus utama dari upaya ini adalah memanfaatkan tren digital yang sedang berkembang, termasuk penggunaan video pendek, aplikasi gaya hidup, serta kolaborasi dengan tokoh berpengaruh di media sosial atau Key Opinion Leaders (KOL). Langkah ini menjadi tulang punggung dalam kampanye Visit Malaysia 2026 yang dirancang khusus untuk pasar Tiongkok.

Dalam keterangannya, pihak agensi pariwisata Malaysia menegaskan bahwa pendekatan mereka sangat bergantung pada ekosistem digital yang kini mendominasi perilaku wisatawan global. Platform-platform asal Tiongkok seperti RedNote (Xiaohongshu), Douyin, dan Weibo telah terbukti secara efektif mengubah lokasi-lokasi ikonik di Malaysia, mulai dari masjid bersejarah, pusat kuliner, hingga spot foto yang estetis, menjadi destinasi wajib bagi para pelancong.

Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran cara wisatawan Tiongkok merencanakan perjalanan mereka. Kini, rute perjalanan tidak lagi hanya berpusat pada kota-kota besar di Tiongkok, melainkan merambah hingga ke kota-kota sekunder. Malaysia berusaha menangkap peluang ini dengan mengoptimalkan jangkauan pasar melalui konten kreatif yang relevan dengan tren terkini di media sosial, yang diharapkan dapat menarik minat wisatawan muda serta pelancong mandiri.

Meski demikian, Tourism Malaysia belum memberikan rincian spesifik mengenai besaran anggaran yang dialokasikan untuk promosi berbasis pengaruh digital ini. Pihak agensi menyatakan bahwa skala implementasi kampanye akan sangat bergantung pada alokasi anggaran tahunan yang disetujui. Fokus utama tetap pada keterlibatan aktif dengan pelaku industri perjalanan, termasuk maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan jaringan hotel.

Selain promosi daring, Malaysia juga memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan pariwisata lokal untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya dan promosi luring. Sinergi antara pemasaran digital dan aktivasi fisik ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih mendalam, terutama bagi segmen wisatawan kelas atas yang mencari pengalaman unik dan eksklusif di Malaysia.

Langkah strategis Malaysia ini menegaskan bahwa persaingan pariwisata di Asia Tenggara semakin ketat dengan memanfaatkan teknologi sebagai instrumen utama. Dengan menargetkan audiens melalui konten yang dipersonalisasi dan melibatkan KOL, Malaysia berupaya untuk tetap kompetitif dalam menarik pasar wisatawan Tiongkok yang sangat dinamis dan memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi pariwisata kawasan.

Mengapa Ini Penting

Strategi Malaysia ini menjadi cerminan penting bagi pelaku industri pariwisata di Indonesia mengenai efektivitas pemasaran berbasis konten digital dan influencer untuk pasar Tiongkok. Bagi Indonesia, ini merupakan tantangan sekaligus pelajaran berharga dalam memanfaatkan platform media sosial yang tepat untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata di pasar internasional.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
29 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit