Perusahaan penambangan aset kripto, TeraWulf, baru saja mengumumkan pencapaian strategis melalui penandatanganan kontrak sewa jangka panjang selama 20 tahun dengan perusahaan kecerdasan buatan (AI), Anthropic. Kesepakatan ini diproyeksikan akan menghasilkan pendapatan terkontrak mencapai US$19 miliar bagi TeraWulf, sebuah angka yang mencerminkan besarnya permintaan infrastruktur untuk mendukung pengembangan teknologi AI masa depan.
Pasar merespons positif langkah korporasi ini, terlihat dari lonjakan harga saham TeraWulf yang naik lebih dari 10 persen pada awal perdagangan setelah pengumuman tersebut. Transaksi ini menjadi tonggak sejarah bagi perusahaan dalam melakukan diversifikasi bisnis, beralih dari ketergantungan pada aktivitas penambangan bitcoin menuju penyediaan infrastruktur komputasi AI yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Fokus utama dari kerja sama ini adalah pengembangan kampus infrastruktur AI yang dibangun khusus di situs Justified Data milik TeraWulf yang berlokasi di Hawesville, Kentucky. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung beban IT kritis sebesar 401 megawatt, yang merupakan kapasitas skala besar untuk menampung kebutuhan pemrosesan data intensif yang diperlukan oleh model bahasa besar seperti milik Anthropic.
Dalam jadwal operasionalnya, TeraWulf menargetkan kapasitas awal fasilitas tersebut sudah mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2027. Selanjutnya, perusahaan berkomitmen untuk mencapai kapasitas penuh dari infrastruktur tersebut paling lambat pada awal tahun 2028, guna memastikan dukungan yang konsisten bagi pertumbuhan operasional Anthropic di masa depan.
Selain kesepakatan dengan Anthropic, TeraWulf juga mengambil langkah restrukturisasi aset dengan menjual kepemilikan saham sebesar 50,1 persen di perusahaan patungan Abernathy kepada grup investor yang dipimpin oleh Fluidstack. Penjualan ini dilakukan dengan nilai premium di atas modal yang diinvestasikan, sehingga memberikan likuiditas bagi TeraWulf untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur AI yang sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan.
Langkah strategis ini menandai perubahan arah bisnis yang signifikan bagi TeraWulf, yang sebelumnya dikenal sebagai penambang Bitcoin. Dengan mengamankan pendapatan berulang dari sektor AI yang terus berkembang, perusahaan kini memposisikan dirinya sebagai pemain kunci dalam ekosistem pendukung teknologi kecerdasan buatan, yang telah membantu saham perusahaan mencatatkan kenaikan sekitar 85 persen sepanjang tahun ini.