Kecelakaan maut terjadi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (7/7) pagi. Sebuah truk kontainer dilaporkan menabrak lima sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas berwarna merah. Insiden tragis ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka akibat hantaman kendaraan berat tersebut.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, peristiwa bermula saat truk kontainer dengan nomor polisi L-9381-CK yang dikemudikan oleh Agung (34) melaju dari arah selatan menuju utara di jalur Malang-Surabaya. Diduga kuat, pengemudi kehilangan kendali saat melintasi jalur turunan yang berada tepat sebelum persimpangan jalan tersebut, sehingga truk tidak dapat dihentikan dan langsung menghantam deretan kendaraan di depannya.
Data kepolisian merinci bahwa terdapat lima unit sepeda motor yang menjadi korban dalam kecelakaan beruntun ini, yakni Honda Vario (N-4116-TEU), Honda Beat (N-3739-TDB), Honda Vario (N-3070-TDB), Honda Scoopy (N-6961-TDU), dan Honda PCX (N-6220-TEU). Seluruh kendaraan tersebut sedang dalam kondisi berhenti tertib mengikuti arus lalu lintas sebelum akhirnya tertabrak oleh truk kontainer yang melaju tak terkendali.
Identitas tiga korban meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Mukhammad Khoiron (44), serta pasangan Moch. Ashif (25) dan Moch. Ashofi (25). Korban meninggal mengalami luka parah di bagian kepala dan anggota tubuh lainnya. Jenazah korban segera dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, enam korban luka-luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk pengemudi truk yang mengalami patah kaki kanan. Korban lainnya, yakni Mukhammad Mulyadi, Rudiyanto, Erna Puji Rahayu, Robin Adi Saputro, dan Ismiyati, dirawat di RS Sahabat Sukorejo dan RS Mitra Sehat Medika Pandaan karena mengalami berbagai cedera serius akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, seluruh kendaraan yang terlibat, termasuk truk kontainer dan lima sepeda motor, telah memenuhi spesifikasi standar pabrik dan kelengkapan berkendara. Para pengendara motor juga dipastikan mengenakan helm saat kejadian. Hingga saat ini, pihak Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, apakah akibat kegagalan fungsi rem atau faktor kelalaian manusia.