Berita

Akses Jalan Trans Kalimantan Ruas Kasongan-Kereng Pangi Kembali Dibuka

Akses Jalan Trans Kalimantan Ruas Kasongan-Kereng Pangi Kembali Dibuka

Ringkasan

  • Jalur Trans Kalimantan ruas Kasongan-Kereng Pangi kembali dibuka setelah perbaikan darurat jembatan yang sempat ambruk.

Jalur utama Trans Kalimantan yang menghubungkan Kasongan dan Kereng Pangi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kini telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan setelah sempat lumpuh akibat ambruknya jembatan box culvert. Insiden kerusakan infrastruktur ini sempat memicu kekhawatiran karena memutus arus logistik vital di wilayah tersebut.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah segera mengerahkan tim teknis ke lokasi kejadian. Langkah penanganan cepat dilakukan dengan menimbun area yang ambruk menggunakan material agregat agar akses transportasi dapat segera dibuka kembali bagi masyarakat umum.

Kepala BPJN Kalteng, Robert Himawan Hamiseno, menyatakan bahwa saat ini lalu lintas di lokasi tersebut sudah kembali beroperasi meski masih diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian. Hal ini dilakukan demi keamanan pengguna jalan sembari menunggu penyelesaian penanganan tahap selanjutnya yang lebih permanen.

Namun, pihak berwenang memberikan catatan penting terkait pembatasan kendaraan yang boleh melintas. Kendaraan dengan dimensi berlebih maupun muatan yang melebihi batas tonase atau yang dikenal dengan istilah Over Dimension Over Loading (ODOL), untuk sementara dilarang melintasi jalur tersebut guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada struktur jembatan darurat.

Koordinasi lintas sektor juga telah berjalan intensif di lapangan. Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, menegaskan bahwa Ditlantas Polda Kalteng, BPJN, serta Dinas Pekerjaan Umum telah bersinergi dalam mempercepat pemulihan akses jalan. Upaya ini dilakukan sesuai dengan instruksi khusus dari Gubernur Kalimantan Tengah agar mobilitas warga tidak terganggu dalam jangka waktu lama.

Ke depannya, pihak pemerintah akan terus memantau stabilitas konstruksi di jalur tersebut. Fokus utama saat ini adalah memastikan efektivitas penanganan jangka pendek yang telah dilakukan, sembari menyusun rencana teknis untuk pembangunan kembali jembatan secara permanen agar mampu menahan beban kendaraan sesuai dengan standar jalan nasional yang berlaku.

Mengapa Ini Penting

Pemulihan akses jalan ini sangat krusial bagi kelancaran distribusi logistik dan ekonomi di Kalimantan Tengah yang sangat bergantung pada jalur darat Trans Kalimantan. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kendaraan ODOL yang sering menjadi penyebab utama percepatan kerusakan infrastruktur jalan di Indonesia.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
5 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit