Berita

BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir dan Puting Beliung di Deli Serdang

BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir dan Puting Beliung di Deli Serdang

Ringkasan

  • BNPB mengerahkan tim gabungan untuk menanggulangi dampak banjir dan puting beliung di Deli Serdang, memastikan keselamatan warga dan pemulihan cepat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa tim gabungan telah dikerahkan secara sigap untuk menangani dampak bencana alam berupa banjir dan angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Respons cepat ini dilakukan untuk meminimalisir risiko keselamatan warga sekaligus mempercepat proses pemulihan infrastruktur di lokasi terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, menegaskan bahwa penanganan darurat di lapangan dilakukan secara taktis. Pihaknya telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang untuk segera menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) berkolaborasi dengan unsur TNI dan Polri guna melakukan pembersihan material serta pendataan cepat.

Peristiwa banjir yang dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan melanda kawasan Desa Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam, pada Sabtu (4/7) dini hari. Bencana hidrometeorologi ini berdampak langsung terhadap sedikitnya 27 kepala keluarga (KK) atau sekitar 108 jiwa penduduk. Tim di lapangan terus memantau debit air hingga kondisi genangan dinyatakan surut total pada hari yang sama.

Selain banjir, wilayah Kabupaten Deli Serdang juga diterjang angin puting beliung yang melanda enam desa di Kecamatan Pancur Batu pada Jumat (3/7). Desa-desa yang terdampak meliputi Desa Salam Tani, Desa Hulu, Desa Lama, Desa Namo Rih, Desa Namo Bintang, dan Desa Pertampilen. Fenomena cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan fisik pada pemukiman warga setempat.

Data dari Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB mencatat bahwa terjangan angin kencang tersebut berdampak pada 15 KK atau 54 jiwa. Kerugian materiil yang dilaporkan mencakup delapan unit rumah warga dengan kategori rusak ringan dan tujuh unit rumah lainnya mengalami rusak sedang. Pihak berwenang memastikan bahwa pendataan kerugian terus diperbarui untuk keperluan bantuan lebih lanjut.

Saat ini, situasi di lokasi terdampak angin puting beliung telah berangsur kondusif. Abdul Muhari memastikan bahwa seluruh masyarakat yang sempat terdampak telah kembali menempati rumah mereka masing-masing. Pemerintah daerah terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi mengingat dinamika iklim yang tidak menentu.

Mengapa Ini Penting

Kecepatan respons BNPB dalam menangani bencana di Deli Serdang menunjukkan pentingnya koordinasi antar-lembaga dalam mitigasi risiko cuaca ekstrem di Indonesia. Hal ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan infrastruktur dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak terprediksi.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
5 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit