Memasuki hari keenam sejak insiden pertama kali dilaporkan pada Selasa (30/6), kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih belum sepenuhnya padam. Situasi ini memaksa sebanyak 102 warga dari Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari dampak buruk dari paparan asap tebal yang menyelimuti wilayah tersebut.
Berdasarkan data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, para pengungsi saat ini telah ditempatkan di dua posko khusus yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Posko-posko tersebut berlokasi strategis di Kantor Desa Tanjakan Mekar dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menjamin kenyamanan dan kebutuhan logistik warga selama masa darurat ini.
Selain evakuasi fisik, aspek kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 72 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap yang terus menyebar di sekitar lokasi kebakaran. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama puskesmas setempat telah disiagakan di posko pengungsian untuk memberikan layanan medis darurat secara intensif kepada warga yang terdampak.
Upaya pemadaman api di lapangan terus dilakukan secara maraton dengan melibatkan kolaborasi berbagai pihak. Tim gabungan yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran, personel Manggala Agni, serta dukungan alat berat dikerahkan untuk melokalisir api. Selain itu, penggunaan helikopter untuk teknik water bombing juga dilakukan guna menjangkau titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Kabar baiknya, otoritas setempat menyatakan bahwa kondisi kebakaran kini sudah mulai terkendali dibandingkan hari-hari sebelumnya. Berdasarkan pemetaan terakhir, titik api yang masih aktif tersisa sekitar 3,6 persen atau setara dengan area seluas 1,68 hektare. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dari total luas lahan sekitar 18 hektare yang sebelumnya terdampak oleh kobaran api.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berjanji akan terus memantau situasi di lapangan hingga api dinyatakan padam sepenuhnya dan kondisi udara di sekitar area TPA Jatiwaringin kembali normal. Fokus utama saat ini tetap pada pemulihan kesehatan warga serta memastikan bahwa potensi bahaya susulan dapat diminimalisir secara efektif oleh tim penanganan bencana yang masih bersiaga penuh di lokasi.