Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau untuk menyelenggarakan Festival Rakyat Nusantara. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 20 Juli 2026 ini dirancang sebagai ajang kolaborasi strategis antara TNI, pemerintah, dan pelaku dunia usaha.
Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Kolonel Kav Hermawan Weharima, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan ruang hiburan berkualitas bagi masyarakat sekaligus memupuk rasa nasionalisme. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan dampak sosial yang signifikan bagi warga Pekanbaru dan sekitarnya.
Festival ini akan dimeriahkan dengan berbagai agenda, mulai dari bazar UMKM, panggung hiburan rakyat, hingga nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia. Kombinasi antara hiburan dan pemberdayaan ekonomi lokal diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Selain menjadi ajang rekreasi, festival ini juga diproyeksikan sebagai wadah bagi komunitas lokal untuk menunjukkan kreativitas mereka. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial serta membuka peluang bagi para pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk unggulannya kepada khalayak yang lebih luas.
Dukungan pun datang dari sektor korporasi, termasuk Pertamina Hulu Rokan (PHR). Pihak manajemen PHR menyambut positif kegiatan ini karena dianggap mampu menarik animo masyarakat yang tinggi, terutama terkait euforia nonton bareng Piala Dunia yang jarang diadakan dalam skala besar di Pekanbaru.
Sementara itu, Riau Petroleum turut menyatakan komitmennya untuk mendukung festival ini sebagai bentuk partisipasi perusahaan dalam program pemerintah. Melalui partisipasi ini, mereka berencana melibatkan UMKM binaan serta tim kesenian internal perusahaan guna memeriahkan rangkaian acara selama sepuluh hari tersebut.