Berita

Koster: Kualitas Layanan Imigrasi Jadi Penentu Utama Citra Pariwisata Bali

Koster: Kualitas Layanan Imigrasi Jadi Penentu Utama Citra Pariwisata Bali

Ringkasan

  • Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya kualitas layanan imigrasi dalam menjaga citra pariwisata Bali di mata dunia.

Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa kualitas layanan keimigrasian merupakan elemen krusial yang menentukan reputasi pariwisata Bali di kancah internasional. Seiring dengan lonjakan jumlah wisatawan mancanegara yang terus meningkat ke Pulau Dewata, Koster menekankan bahwa setiap aspek pelayanan publik harus dijalankan dengan standar tinggi agar tidak mencederai citra destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Dalam kunjungannya pada Bazar Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Bali di Denpasar, Koster menyatakan bahwa kesalahan dalam memberikan pelayanan, khususnya di sektor imigrasi, akan berdampak langsung dan signifikan terhadap persepsi wisatawan. Menurutnya, pemerintah daerah maupun pusat dituntut untuk mampu menyajikan layanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga adaptif terhadap dinamika arus kunjungan wisatawan yang terus berkembang.

Koster memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kejaksaan Tinggi Bali yang menginisiasi bazar pelayanan publik terpadu. Inisiatif ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam memangkas birokrasi dan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan berbagai layanan pemerintah secara lebih efisien dan transparan dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.

Sektor keimigrasian, lanjut Koster, memiliki posisi yang sangat strategis dalam ekosistem pariwisata Bali. Mengingat jumlah kunjungan wisatawan asing yang kini mendekati angka tujuh juta per tahun, beban kerja di sektor keimigrasian menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Oleh karena itu, sinergi lintas instansi mutlak diperlukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan serta menjamin kepatuhan hukum tanpa mengabaikan aspek pelayanan prima.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bukti komitmen nyata pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat dengan sistem pelayanan yang akuntabel. Bazar tersebut menyediakan berbagai layanan mulai dari administrasi kependudukan, konsultasi hukum, hingga layanan kesehatan dan perbankan, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat serta wisatawan.

Sebagai penutup, rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih Pantai Kuta dan pelepasan tukik ke laut. Langkah ini menjadi simbol komitmen kolektif para pemangku kepentingan di Bali untuk terus menjaga kebersihan, ketertiban, dan keberlanjutan lingkungan, yang merupakan aset utama dalam menjaga daya tarik Bali sebagai destinasi wisata dunia yang berkelas dan berwawasan lingkungan.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menyoroti krusialnya efisiensi birokrasi dalam mendukung industri pariwisata nasional yang menjadi tulang punggung ekonomi. Transformasi digital dan perbaikan layanan imigrasi yang responsif menjadi kunci utama agar Indonesia tetap kompetitif sebagai destinasi wisata global di tengah tingginya ekspektasi wisatawan mancanegara.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
4 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit