Berita

Legislator Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Muna-Buton demi Konektivitas Sulawesi

Legislator Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Muna-Buton demi Konektivitas Sulawesi

Ringkasan

  • Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mendorong percepatan pembangunan Jembatan Muna-Buton untuk memperkuat konektivitas di Sulawesi.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menekankan urgensi percepatan pembangunan Jembatan Pulau Muna-Buton di Provinsi Sulawesi Tenggara. Proyek ini dipandang sebagai kebutuhan strategis nasional yang krusial untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta menghubungkan sebagian besar kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi dalam satu jaringan transportasi darat yang terintegrasi.

Ridwan menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini akan membuka aksesibilitas yang lebih luas bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik barang, serta mempercepat aktivitas ekonomi di wilayah Sulawesi. Proyek ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari rencana besar pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Muna dengan daratan utama Sulawesi.

Jika seluruh rangkaian jembatan penghubung ini terealisasi, diperkirakan sebanyak 73 dari total 81 kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi akan terhubung melalui jaringan transportasi darat. Integrasi ini diharapkan mampu memangkas biaya logistik secara signifikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di kawasan timur Indonesia.

Sebagai perwakilan rakyat dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, Ridwan menyatakan bahwa Komisi V DPR RI terus memberikan dorongan kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, agar proyek ini segera masuk ke tahapan konstruksi. Usulan tersebut sejauh ini telah mendapatkan respons positif dari pihak eksekutif.

Saat ini, tantangan utama yang dihadapi adalah penentuan skema pendanaan untuk proyek bernilai triliunan rupiah tersebut. Ridwan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian PPN/Bappenas dan instansi terkait lainnya untuk mencari alternatif sumber pembiayaan yang paling memungkinkan agar proyek dapat segera dieksekusi.

Meski menyadari bahwa proses penganggaran untuk proyek infrastruktur berskala besar memiliki tahapan yang kompleks dan memerlukan waktu, Ridwan tetap optimistis. Ia berharap seluruh proses birokrasi dan administrasi dapat berjalan lancar sehingga pembangunan fisik jembatan dapat segera dimulai demi meningkatkan kualitas infrastruktur konektivitas di Sulawesi.

Mengapa Ini Penting

Pembangunan jembatan ini merupakan kunci utama dalam menekan biaya logistik nasional dan mendorong pemerataan ekonomi di kawasan timur Indonesia. Selain itu, integrasi infrastruktur fisik yang lebih baik akan mempermudah akses pasar bagi pelaku bisnis lokal dan mempercepat distribusi barang di seluruh daratan Sulawesi.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
3 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit