Mantan pemimpin Partai Pekerja (Workers' Party/WP) Singapura, Low Thia Khiang, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Sekretaris Jenderal saat ini, Pritam Singh, menjelang konferensi kader khusus yang digelar pada Minggu (28/6). Pernyataan ini disampaikan Low saat tiba di lokasi pertemuan, di mana ia menegaskan komitmennya terhadap kepemimpinan Singh di tengah dinamika internal partai.
Konferensi khusus ini diselenggarakan setelah adanya permintaan resmi dari 25 anggota kader WP pada akhir tahun lalu, yang mencakup sekitar seperempat dari basis kader partai tersebut. Agenda utama pertemuan ini mencakup pertanggungjawaban Singh terkait vonis pengadilan atas tuduhan berbohong kepada Komite Hak Istimewa Parlemen, serta evaluasi terhadap pelanggaran Pasal 30 konstitusi partai yang menuntut kejujuran anggota.
Dalam prosesnya, para kader diberikan ruang untuk menuntut pengunduran diri Singh sebagai Sekretaris Jenderal. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mekanisme pemungutan suara rahasia akan dilakukan sebagai langkah penentu nasib kepemimpinan Singh di partai oposisi utama Singapura tersebut. Situasi ini menjadi ujian krusial bagi integritas kepemimpinan partai di mata publik dan pendukungnya.
Sebelumnya, Komite Eksekutif Pusat (CEC) WP telah mengeluarkan surat teguran resmi kepada Singh setelah menyelesaikan proses disipliner internal. Meskipun CEC mengakui adanya pelanggaran konstitusi, panel disiplin yang terdiri dari Jamus Lim, He Ting Ru, dan Png Eng Huat menyimpulkan bahwa Singh tidak memiliki niat untuk bertindak melawan prinsip atau kepentingan partai.
Kasus hukum yang menjerat Singh setelah Pengadilan Tinggi Singapura pada Desember 2025 menguatkan vonis atas dua dakwaan berbohong di bawah sumpah terkait penanganan pernyataan palsu yang dibuat oleh mantan anggota parlemen WP, Raeesah Khan. Dampak dari vonis tersebut, Perdana Menteri Lawrence Wong mencopot posisi Singh sebagai Pemimpin Oposisi di parlemen, namun partai memutuskan untuk tidak mengajukan pengganti.
Selain membahas agenda khusus, para kader juga dijadwalkan untuk melakukan pemilihan internal guna menetapkan posisi Sekretaris Jenderal, Ketua, dan 12 anggota CEC. Low Thia Khiang, yang memimpin partai sejak 2001 hingga 2018, hingga kini masih duduk sebagai anggota CEC dan perannya tetap dipandang sebagai penyeimbang kekuatan politik di dalam tubuh Partai Pekerja.