Berita

Mentan Amran Sulaiman Dorong Modernisasi Pertanian di Merauke dengan Bantuan Alsintan

Mentan Amran Sulaiman Dorong Modernisasi Pertanian di Merauke dengan Bantuan Alsintan

Ringkasan

  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian senilai Rp1,3 triliun guna mendorong modernisasi pertanian di Merauke.

Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, secara resmi menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Penyerahan bantuan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempercepat transformasi sektor pertanian tradisional menuju pertanian modern yang berbasis teknologi tinggi.

Dalam keterangannya, Mentan Amran menekankan bahwa bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus memacu produktivitas lahan di wilayah tersebut. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,3 triliun sepanjang tahun ini untuk mendukung sektor pertanian di Papua Selatan, yang mencakup pengadaan berbagai jenis peralatan canggih hingga pembangunan infrastruktur pendukung seperti gudang pupuk.

Teknologi yang dihadirkan di Kampung Waninggap Kai diklaim setara dengan standar operasional yang diterapkan di negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. Penggunaan mekanisasi ini mencakup seluruh tahapan siklus pertanian, mulai dari proses pembibitan, penanaman, hingga masa panen, sehingga diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis yang selama ini dihadapi petani lokal.

Lebih lanjut, Mentan Amran menargetkan adanya peningkatan intensitas masa tanam di Merauke, dari yang semula hanya dua kali dalam setahun menjadi tiga kali panen. Target ambisius ini akan didukung melalui penguatan sistem irigasi, penyediaan benih unggul, serta pendampingan intensif dari pemerintah guna memastikan keberlanjutan hasil panen bagi para petani.

Modernisasi ini dipandang sebagai kunci utama dalam mendongkrak produktivitas pangan nasional. Dengan dukungan alsintan yang memadai, ketergantungan pada tenaga kerja manual dapat dikurangi, sementara efisiensi waktu dan hasil produksi diharapkan meningkat secara signifikan untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat regional maupun nasional.

Terakhir, Menteri Amran mengajak seluruh elemen masyarakat di Papua Selatan untuk bersinergi mendukung program strategis nasional ini. Partisipasi aktif masyarakat dan petani setempat dinilai sangat krusial agar wilayah Merauke dapat bertransformasi menjadi lumbung pangan baru yang mampu berkontribusi besar bagi pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia ke depan.

Mengapa Ini Penting

Modernisasi pertanian di Merauke merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor pangan nasional melalui peningkatan produktivitas lahan di luar Pulau Jawa. Adopsi teknologi pertanian modern ini juga membuka peluang bagi industri manufaktur alat pertanian dalam negeri untuk terus berinovasi memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
5 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit