Organisasi kemasyarakatan (ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), yang merupakan salah satu pendiri Partai Golkar, resmi akan menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub). Agenda utama dalam forum tertinggi ini adalah pemilihan ketua umum definitif yang baru untuk menggantikan posisi Adies Kadir yang telah mengundurkan diri.
Pergantian kepemimpinan ini dipicu oleh mundurnya Adies Kadir dari jabatan ketua umum setelah dirinya terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi pada Februari lalu. Jabatan ketua umum saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum MKGR, Maman Abdurrahman, yang memastikan transisi organisasi akan berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Pelaksanaan Mubeslub dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/7) mendatang di Hotel Shangri-La, Jakarta. Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa acara pembukaan akan dimulai pada pukul 19.00 WIB dan rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang memberikan sinyal pentingnya peran MKGR dalam peta politik internal Golkar.
Fokus utama dari Mubeslub ini adalah agenda pemilihan ketua umum. Pihak panitia telah menetapkan jadwal pendaftaran serta penjaringan calon ketua umum yang akan dibuka pada tanggal 9 hingga 10 Juli. Selain pemilihan, forum ini juga membuka ruang bagi pengurus untuk memberikan masukan terkait peninjauan kembali anggaran dasar organisasi agar tetap relevan dengan dinamika keorganisasian saat ini.
Maman menekankan bahwa mekanisme pemilihan akan sepenuhnya diserahkan kepada forum dan aturan organisasi. Hingga saat ini, pihak internal masih menunggu kepastian siapa saja tokoh yang akan mendaftarkan diri secara resmi sebagai calon ketua umum untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di ormas tersebut.
Di sisi lain, nama Wihaji, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, mencuat sebagai kandidat terkuat. Maman menyebut bahwa mayoritas pengurus MKGR di tingkat daerah telah memberikan dukungan dan mengusulkan Wihaji untuk memimpin organisasi ke depan. Dukungan luas ini menjadi indikator kuat bahwa konsolidasi internal MKGR pasca-Adies Kadir kemungkinan besar akan mengerucut pada sosok Wihaji.