Pihak Kepolisian Sektor Jagakarsa telah mengonfirmasi bahwa Fredik Risya Samuel (37), yang akrab disapa FRS, dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. Kepastian tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan serangkaian tes urine terhadap tersangka pasca insiden pemukulan yang ia lakukan terhadap seorang pengendara motor di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kandungan zat adiktif dalam tubuh tersangka. Penemuan ini menjadi faktor pemberat dalam proses hukum yang kini tengah berjalan, selain dari tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku di ruang publik.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait asal-usul barang haram tersebut. Penyidik berupaya melacak jaringan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan tersangka guna memutus rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Tersangka saat ini telah resmi ditahan oleh kepolisian. Dalam kasus ini, Fredik dijerat dengan Pasal 466 ayat 1 KUHP atas perbuatannya melakukan tindak kekerasan terhadap orang lain. Langkah penahanan ini diambil sebagai bentuk tindakan tegas kepolisian terhadap pelaku yang juga terbukti melanggar hukum terkait penyalahgunaan narkotika.
Peristiwa pemukulan ini sendiri sempat viral di media sosial setelah rekaman aksinya beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat pelaku melakukan aksi kekerasan setelah merasa tidak terima ditegur oleh korban. Insiden ini bermula saat pelaku diduga menabrak spakbor belakang motor korban, namun alih-alih menunjukkan etika yang baik, pelaku justru bersikap agresif dan melakukan tindakan main hakim sendiri.
Sebagai bagian dari barang bukti, pihak kepolisian telah menyita satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja 150 RR yang digunakan tersangka saat kejadian. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengedepankan kesabaran dalam berkendara serta pentingnya menghindari perilaku agresif yang dapat berujung pada konsekuensi hukum yang serius.