Berita

Pemkot Jakarta Selatan Dorong ASN Optimalkan Media Sosial untuk Pelayanan Publik

Pemkot Jakarta Selatan Dorong ASN Optimalkan Media Sosial untuk Pelayanan Publik

Ringkasan

  • Pemerintah Kota Jakarta Selatan mewajibkan ASN memanfaatkan media sosial untuk menyerap aspirasi warga dan membangun sistem respons cepat dalam pelayanan publik.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan secara resmi menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk lebih proaktif dalam memanfaatkan media sosial sebagai kanal utama untuk menyerap aspirasi masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam melakukan transformasi digital di lingkungan birokrasi, guna memastikan setiap keluhan maupun masukan warga dapat ditindaklanjuti dengan lebih efektif dan efisien.

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menegaskan bahwa media sosial tidak boleh sekadar menjadi pajangan, melainkan harus difungsikan sebagai alat kerja strategis. Dalam arahannya di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Senin, Syafrin menekankan pentingnya peningkatan kompetensi digital bagi setiap pegawai agar mampu berkomunikasi secara persuasif dan profesional di ruang publik digital yang sangat dinamis.

Selain penguasaan teknis, Wali Kota menyoroti urgensi pembangunan sistem respons cepat atau quick response di setiap unit kerja. Sistem ini diharapkan mampu memangkas jarak antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap laporan yang masuk melalui platform digital dapat segera diidentifikasi, diverifikasi, dan diselesaikan oleh lini pelayanan yang bersangkutan tanpa harus melalui birokrasi yang berbelit-belit.

Dalam menjalankan tugasnya, seluruh pegawai di lingkungan kecamatan diminta untuk menginternalisasi prinsip 'Jaksel Kompak, Melayani Dengan Sepenuh Hati'. Syafrin mengibaratkan pelayanan publik seperti anatomi tubuh manusia yang saling terhubung; ketika satu bagian merasakan kendala, maka bagian lain harus segera merespons untuk memberikan solusi. Filosofi ini menekankan bahwa pelayanan publik harus berangkat dari rasa empati, ketulusan hati, dan tindakan nyata.

Transformasi pelayanan ini juga menuntut konsistensi dari seluruh jajaran pegawai untuk bergerak seirama sesuai dengan regulasi yang berlaku. Syafrin berharap bahwa dengan optimalisasi media sosial dan penguatan empati dalam bekerja, kualitas pelayanan publik di Jakarta Selatan dapat meningkat secara signifikan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah di ruang digital.

Sebagai bentuk komitmen nyata, pasca-kegiatan apel, Wali Kota Syafrin Liputo juga meninjau langsung infrastruktur pendukung di lingkungan kecamatan, termasuk sistem biopori dan teba modern. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan, baik fisik maupun digital, berjalan selaras demi menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih baik, responsif, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Mengapa Ini Penting

Langkah ini mencerminkan tren transformasi digital birokrasi di Indonesia di mana media sosial menjadi instrumen krusial untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Bagi sektor teknologi, kebijakan ini membuka peluang bagi pengembangan solusi sistem manajemen aspirasi warga yang lebih terintegrasi dan berbasis data.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
6 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit