Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan komitmen pemerintah dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi pada tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Qodari menyatakan bahwa setiap proses hukum yang berjalan dilakukan tanpa pandang bulu, terlepas dari latar belakang institusi para pihak yang terlibat.
Dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu, Qodari merespons perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia menekankan bahwa penetapan tersangka, termasuk yang melibatkan anggota aktif TNI maupun Polri, merupakan bukti nyata bahwa hukum di Indonesia berlaku setara bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran.
Qodari menjelaskan bahwa fokus utama penyidikan adalah pada aktivitas atau perbuatan hukum yang terjadi selama para oknum tersebut bertugas di Badan Gizi Nasional. Menurutnya, latar belakang profesi sebagai aparat keamanan tidak memberikan kekebalan hukum jika ditemukan bukti keterlibatan dalam praktik korupsi di lingkup tata kelola program strategis tersebut.
"Seperti yang diinstruksikan oleh Bapak Presiden, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, apa pun latar belakangnya. Kita tidak melihat apakah mereka dari kepolisian atau bukan, melainkan pada tindakan yang dilakukan saat mereka bertugas di BGN," ujar Qodari saat menanggapi pertanyaan awak media.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung melalui Direktorat Penyidikan Jampidsus telah mengungkap keterlibatan oknum prajurit TNI aktif berinisial BU yang menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN. Selain itu, seorang anggota Polri aktif berinisial LMI, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
Pemerintah melalui Bakom RI meminta seluruh pihak untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Kejaksaan Agung. Publik diharapkan dapat menunggu perkembangan resmi terkait penyidikan ini, sembari memastikan bahwa integritas program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas utama demi kepentingan masyarakat luas.