Sebuah insiden ledakan terjadi pada sumur minyak tradisional milik warga yang berlokasi di Gampong Lhok Lemak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (5/7). Peristiwa ini memicu kobaran api besar yang memaksa pihak berwenang segera mengambil tindakan darurat di lokasi kejadian.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur, AKP Novrizaldi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah. Hingga saat ini, penyebab pasti dari ledakan tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
Petugas di lapangan menghadapi kendala signifikan dalam proses pemadaman karena sumber api berasal dari sumur minyak yang terus mengeluarkan material mudah terbakar. Situasi ini membuat upaya pemadaman dilakukan dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi guna memastikan api tidak meluas ke area sekitarnya, termasuk perkebunan kelapa sawit milik warga.
Guna menjamin keamanan, aparat kepolisian telah memasang garis pembatas di sekitar titik ledakan. Langkah ini diambil untuk mencegah warga mendekati area berbahaya, mengingat potensi adanya ledakan susulan yang mungkin terjadi sewaktu-waktu akibat akumulasi gas atau sisa minyak di dalam sumur.
Kehadiran puluhan warga di lokasi yang ingin menyaksikan proses pemadaman menjadi perhatian khusus bagi aparat keamanan. Petugas berulang kali memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berada di jarak aman demi keselamatan mereka sendiri serta kelancaran operasional tim pemadam di lapangan.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa, korban luka, maupun estimasi kerugian material yang dialami akibat insiden ini. Pihak kepolisian masih berfokus pada upaya isolasi area serta memastikan api benar-benar padam sebelum melakukan olah tempat kejadian perkara lebih lanjut.