Dusun Tanon di Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, kini dikenal sebagai destinasi wisata yang inspiratif setelah melewati perjalanan panjang transformasi. Sebelumnya, kawasan yang terletak di lereng Gunung Telomoyo ini merupakan wilayah tertinggal dengan sekitar 40 kepala keluarga yang mayoritas menggantungkan ekonomi pada sektor pertanian dan peternakan tradisional. Namun, berkat inisiatif dari seorang warga lokal bernama Trisno, wajah desa ini berubah drastis menjadi magnet bagi wisatawan.
Perubahan ini dimulai pada tahun 2009 ketika Trisno bersama kelompok pemuda setempat mulai merintis pengembangan desa. Mereka melihat potensi besar dari keindahan alam pegunungan serta kekayaan budaya yang masih terjaga kuat di dusun tersebut. Dengan memanfaatkan udara sejuk dan panorama alam yang asri, mereka berhasil mengemas kehidupan sehari-hari warga, mulai dari aktivitas bertani hingga tradisi lokal, menjadi sebuah daya tarik wisata yang unik dan otentik.
Keberhasilan Dusun Tanon tidak lepas dari komitmennya dalam menjalankan empat pilar utama program Desa Sejahtera Astra, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Berkat pencapaian tersebut, Dusun Tanon tercatat sebagai Desa Sejahtera Astra pertama di Jawa Tengah. Integrasi antara pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya terbukti mampu mengangkat taraf hidup warga secara signifikan.
Wisatawan yang berkunjung ke Desa Sejahtera Astra Tanon kini dapat menikmati berbagai paket wisata edukatif yang melibatkan partisipasi langsung warga. Pengunjung disuguhkan pagelaran seni tradisional seperti Tari Topeng Ayu dan Kuda Lumping, serta diajak berpartisipasi dalam permainan rakyat dan aktivitas outbound. Selain itu, tersedia pula fasilitas homestay, paket jelajah alam Telomoyo, hingga terapi kesehatan yang menawarkan ketenangan khas pedesaan.
Transformasi ini membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa. Ketergantungan ekonomi yang dulunya hanya bertumpu pada sektor pertanian kini telah bergeser ke arah sektor jasa wisata yang lebih kreatif dan berkelanjutan. Upaya pemberdayaan yang konsisten ini mengantarkan Trisno meraih penghargaan bergengsi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards pada tahun 2015 atas kontribusinya dalam memajukan ekonomi lokal.
Ke depan, Trisno berharap Dusun Tanon dapat menjadi model bagi wilayah lain di Kecamatan Getasan untuk berkembang menjadi desa wisata mandiri. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat, tetapi juga menjadi strategi jitu dalam menekan laju urbanisasi dengan menciptakan peluang kerja yang kompetitif di desa sendiri.