Nasional

Home Industry Etomidate di PIK Dibongkar, WN Singapura Diringkus

Ringkasan

  • Polisi membongkar home industry etomidate di PIK dan menangkap WN Singapura LHM pada 17 Juli.

Polres Bandara Soekarno-Hatta membongkar rumah di kawasan Pantai Indah Kapuk yang dijadikan tempat peracikan cartridge berisi etomidate. Seorang warga negara Singapura berinisial LHM ditangkap karena berperan sebagai peracik dalam produksi barang haram tersebut.

Penggerebekan dilakukan pada Jumat, 17 Juli, setelah petugas mengembangkan penemuan paket kiriman berisi bahan baku cairan etomidate. Di lokasi, aparat menyita ribuan cartridge kosong serta peralatan untuk mengisi cairan ke dalam wadah tersebut. Modus perakitan di dalam negeri ini menunjukkan pergeseran pola penyelundupan narkotika sintetis yang sebelumnya lebih banyak dibawa langsung oleh penumpang.

Etomidate merupakan zat yang semula digunakan sebagai obat bius dalam dunia medis. Dalam beberapa tahun terakhir, zat ini disalahgunakan melalui cartridge vaporizer karena efek stimulannya. Penyalahgunaan etomidate marak di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai alternatif dari narkotika golongan satu yang peredarannya makin ketat.

Kasus di PIK ini bermula dari penindakan Bea Cukai Soekarno-Hatta terhadap paket berisi dua botol cairan etomidate dengan berat bruto 2.200 gram. Pelaku menyamarkan cairan tersebut ke dalam kemasan sampo untuk mengelabui petugas. Metode control delivery diterapkan, yakni paket sengaja dibiarkan terkirim dengan pengawasan hingga tiba di alamat tujuan.

Dari pengiriman itulah polisi melacak rumah di PIK yang difungsikan sebagai home industry. Bahan baku diketahui berasal dari Malaysia dan dikirim lewat jasa titipan yang beroperasi di bandara. Cartridge kosong didatangkan lewat jalur lain sebelum dirakit secara lokal. Pola ini berbeda dari kasus sebelumnya yang biasanya membawa cartridge berisi etomidate langsung dari luar negeri.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana menyatakan penyidik masih mendalami durasi kegiatan perakitan serta jumlah cartridge yang telah diedarkan. Estimasi sementara menyebut dua liter cairan etomidate dapat diolah menjadi hampir 2.000 cartridge siap edar. Angka tersebut belum final dan akan dipastikan melalui proses penyidikan.

Bagi Indonesia, pengungkapan ini menjadi sinyal bahwa sindikat narkotika mulai memanfaatkan kawasan permukiman mewah sebagai basis produksi. PIK selama ini dikenal sebagai area elit, namun kini menyimpan risiko penyelundupan zat adiktif yang mengancam kesehatan masyarakat luas. Keberadaan home industry semacam ini juga mempersulit pengawasan karena tidak membutuhkan pabrik skala besar.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam memutus rantai pasok. Penyelundupan bahan baku secara terpisah dari wadah menuntut deteksi yang lebih teliti di bandara. Sinergi Bea Cukai dan kepolisian terbukti efektif lewat metode control delivery yang mengarah pada penangkapan pelaku.

Hengky menambahkan bahwa modus pengiriman terpisah sengaja dirancang untuk meminimalkan kecurigaan petugas. Cartridge kosong umumnya mudah diperoleh, sementara bahan cair diajukan sebagai produk konsumsi umum. Strategi ini memperlihatkan adaptasi sindikat terhadap pengawasan ketat di pintu masuk negara.

Pengungkapan di PIK diproyeksikan memicu pengembangan penyidikan ke jaringan distribusi yang lebih luas. Aparat gabungan masih menelusuri kemungkinan pelaku lain serta asal usul pasokan bahan baku dari luar negeri. Fokus ke depan tertuju pada pencegahan masuknya etomidate melalui jalur logistik legal.

Tren perakitan lokal diprediksi meningkat seiring penguatan pengawasan di bandara terhadap barang bawaan penumpang. Otoritas perlu memperkuat pemindaian paket kiriman dan sosialisasi bahaya etomidate kepada masyarakat. Tanpa langkah preventif, zat tersebut berpotensi meluas ke kalangan remaja melalui akses vaporizer yang mudah ditemukan.

Mengapa Ini Penting

Maraknya perakitan etomidate secara lokal di permukiman elit menunjukkan sindikat beradaptasi cepat terhadap pengawasan perbatasan, sehingga risiko paparan zat adiktif ke masyarakat urban meningkat. Lemahnya pemahaman publik soal bahaya cartridge etomidate membuat penanggulangan harus menyentuh edukasi kesehatan, bukan sekadar penegakan hukum. Ke depan, celah logistik e-commerce dan jasa titipan wajib diawasi karena bisa menjadi jalur utama masuknya bahan baku berbahaya tanpa terdeteksi.

Sumber Asli
CNN Indonesia Nasional
Tanggal
17 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit